Menu
  • HOME
  • KULIAH
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • PUBLIKASI
    • Buku
    • Paper/Jurnal
    • Publikasi lainnya
  • LAIN2
August 10, 2023August 23, 2025

Yuk Kenali Aturan Produk Pangan Olahan di Indonesia

(Kiri-Kanan)  General Counsel, Head of Corporate & Regulatory Affairs Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, Mira Buanawati; Pakar sekaligus Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi; Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM RI, Anisyah, S.Si, Apt, MP; Perwakilan Pusat Pelayanan Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Tetty H Sihombing;  Snr. Manager Quality Regulatory Affairs and Compliance Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, Putri A. Cahyaningrum dalam acara Ngobrol Baik Bareng ABC di Jakarta, Selasa (8/8). (GATRA/Dok Kraft Heinz Indonesia)

(Kiri-Kanan) General Counsel, Head of Corporate & Regulatory Affairs Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, Mira Buanawati; Pakar sekaligus Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi; Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM RI, Anisyah, S.Si, Apt, MP; Perwakilan Pusat Pelayanan Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Tetty H Sihombing; Snr. Manager Quality Regulatory Affairs and Compliance Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, Putri A. Cahyaningrum dalam acara Ngobrol Baik Bareng ABC di Jakarta, Selasa (8/8). (GATRA/Dok Kraft Heinz Indonesia)

Jakarta, Gatra.com– Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Tetty H. Sihombing mengatakan bahwa kesadaran konsumen terhadap keamanan, mutu dan manfaat pangan semakin meningkat. Apalagi didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi pangan yang menghadirkan banyak inovasi produk makanan baru di  tengah-tengah kita.

“Salah satu tantangan nyata, khususnya di era digital saat ini adalah setiap orang dapat mencari dan berbagi informasi tanpa batas, termasuk dalam menilai keamanan, mutu dan manfaat pangan dari produk yang dikonsumsinya,” katanya pada acara Ngobrol Baik Bareng ABC dengan topik “Mengenal Proses Pembentukan Peraturan Produk Pangan Olahan di Indonesia”, Selasa (8/8).

Menurutnya, setiap konsumen berhak mendapatkan informasi yang tepat, dari sumber yang kredible. Karenanya diperlukan upaya bersama untuk terus mendorong edukasi dan penyebaran informasi secara terintegrasi.

“Kami sangat mengapresiasi acara ‘Ngobrol Baik Bareng ABC’ sebagai wadah informasi dalam mengedukasi publik  dan berharap kegiatan seperti ini  dapat membantu masyarakat memahami dan semakin yakin akan produk-produk makanan minuman yang mereka konsumsi, sehingga pada akhirnya ikut mendorong pertumbuhan industri makanan minuman di Indonesia,” ungkap Tetty.

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia paling utama dan menjadi produk yang diperdagangkan di seluruh dunia.  Karena alasan itu, maka WHO dan FAO sejak tahun 1963 telah mendirikan Codex Alimentarius Commission, lembaga yang diberi mandat untuk mengembangan standar pangan internasional. 

Adapun, standar pangan internasional ini dikembangkan dengan dua tujuan, yaitu  memberikan perlindungan konsumen, dan memfasilitas praktik adil perdagangan pangan global. Pakar sekaligus Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi menambahkan bahwa tahapan pengembangan standar atau regulasi pangan perlu dilakukan secara sistematis.

“Proses ini dimulai dengan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan yang ada. Setelah itu, ditetapkan tujuan yang ingin dicapai. Berbagai alternatif kebijakan kemudian dikembangkan dan dinilai cost-benefit-nya untuk mencari solusi terbaik,” jelas dia.

Langkah terakhir melibatkan pemilihan kebijakan yang diikuti dengan penyusunan strategi implementasinya. “Dengan pendekatan ini, standar atau regulasi pangan yang dihasilkan akan efektif (mencapai tujuan yang diinginkan) dan efisien (memerlukan biaya total terendah untuk semua anggota masyarakat),” tegas pria yang  juga  pernah menjabat sebagai   Vice Chair of CODEX Alimentarius Commission (2017-2021) itu. 

Snr. Manager Quality Regulatory Affairs and Compliance, Kraft Heinz Indonesia & Papua New Guinea, Putri A. Cahyaningrum menyebut bahwa PT Heinz ABC Indonesia, sebagai bagian dari The Kraft Heinz Company terus berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk terbaik yang aman dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, dengan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.

“Upaya kita bersama, baik pemerintah, produsen, pakar, hingga media masa, untuk meningkatkan pemahaman serta kepercayaan masyarakat dan konsumen terhadap peraturan produk pangan olahan di Indonesia, hingga pada akhirnya akan semakain membantu mereka dalam menentukan produk makanan minuman yang terbaik,” ungkap Putri.

Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM RI, Anisyah, S.Si, Apt, MP menegaskan bahwa setiap pembentukan aturan produk pangan olahan menerapkan Good Regulatory Practices melalui rangkaian proses sistematis, transparan, dan akuntabel. Hal ini dengan mempertimbangkan kajian berbasis risiko/evidence based dan regulasi Internasional.

“Setiap pembentukan aturan juga melibatkan pemangku kepentingan Pentahelix yaitu akademisi, pelaku usaha, pemerintah, masyarakat dan media melalui proses konsultasi publik,” pungkas dia.
Artikel ini telah tayang di halaman gatra.com dengan judul “Yuk Kenali Aturan Produk Pangan Olahan di Indonesia”. Baca selengkapnya: https://www.gatra.com/news-577648-gaya-hidup-yuk-kenali-aturan-produk-pangan-olahan-di-indonesia.html 

Sumber: https://phariyadi.foodreview.co.id/2023/08/10/yuk-kenali-aturan-produk-pangan-olahan-di-indonesia/

Recent Posts

  • Handouts-Hariyadi P 2025- Meluruskan Miskonsepsi tentang Pangan Ultra-Olahan (“UPF”)
  • Hariyadi, P. 2025-Mouthfeel Matter – UHT – ESL Milk – handouts
  • Hariyadi P. 2025. HANDOUTS-Better Heating Process in Food Processing Industri-2025
  • Etika Profesi Teknologi Pangan
  • Teknologi Proses Termal untuk Industri Pangan

Archives

  • November 2025
  • October 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • August 2023
  • June 2023
  • April 2023

Category

  • Buku
  • Etika Profesi Ilmu dan Teknologi Pangan
  • LAIN2
  • Landasan Teknik Pangan
  • Mata Kuliah
  • Paper/Jurnal
  • PUBLIKASI
  • Publikasi lainnya
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • ⁠Teknologi Proses Panas untuk Industri Pangan
  • Uncategorized
©2026 | Powered by WordPress and Superb Themes!