Menu
  • HOME
  • KULIAH
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • PUBLIKASI
    • Buku
    • Paper/Jurnal
    • Publikasi lainnya
  • LAIN2
October 14, 2026October 14, 2026

Hari Pangan Sedunia 2026: Inovasi Kebijakan untuk Industri Pangan dan Kesehatan

Nilai tambahnya berpotensi mengalir kepada petani, pemasok, pengolah, dan usaha kecil.

Oleh PURWIYATNO HARIYADI

REPUBLIKA.ID; Meningkatnya biaya penyakit tidak menular menunjukkan kebutuhan mendesak Indonesia untuk berinvestasi dalam pencegahan. Republika, Jumat (9/10/2026), memberitakan bahwa pemerintah menyiapkan tambahan Rp20 triliun untuk menutup defisit BPJS Kesehatan. Rencana ini menunjukkan besarnya tekanan terhadap pembiayaan kesehatan.

Kementerian Kesehatan mencatat biaya pelayanan penyakit jantung meningkat dari Rp10,28 triliun pada 2019 menjadi Rp17,35 triliun pada 2025, sementara biaya stroke naik dari Rp2,55 triliun menjadi Rp7,21 triliun. Angka yang bersumber dari BPJS Kesehatan tersebut memperkuat urgensi promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Pangan merupakan salah satu pintu masuk untuk memperkuat pencegahan. Pola makan lebih menyehatkan membantu mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular. Pengembangan pangan fungsional, yaitu pangan dengan manfaat kesehatan tertentu yang didukung bukti ilmiah, berpeluang memperkuat upaya tersebut sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Hari Pangan Sedunia 2026, bertema “Innovate today. Nourish tomorrow”, menjadi momentum untuk mempertemukan kedua peluang ini. Inovasi perlu hadir dalam kebijakan yang menghubungkan pengembangan industri pangan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat. Indonesia memiliki modal untuk melakukannya: kekayaan bahan lokal, pengetahuan tradisional, dan kemampuan industri yang terus berkembang.

Baca Selengkapnya
Sumber: https://republika.id/posts/60562/hari-pangan-sedunia-2026-inovasi-kebijakan-untuk-industri-pangan-dan-kesehatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Hari Pangan Sedunia 2026: Inovasi Kebijakan untuk Industri Pangan dan Kesehatan
  • Indonesia Punya 77 Sumber Karbohidrat, Kenapa Masih Bergantung pada Beras dan Gandum?
  • Hariyadi, P. 2026-palm Oil-Opportunity and Challenges in Regulatory Framework-MOST-issue34-2025-No2-
  • Reformulasi Pangan, “Jurus Jitu” agar Masyarakat Indonesia Sehat & Ekonomi Bergerak
  • Tantangan 2026: Meluruskan Miskonsepsi UPF untuk Transformasi Sistem Pangan Indonesia

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • January 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • August 2023
  • June 2023
  • April 2023

Category

  • Buku
  • Etika Profesi Ilmu dan Teknologi Pangan
  • LAIN2
  • Landasan Teknik Pangan
  • Mata Kuliah
  • Paper/Jurnal
  • PUBLIKASI
  • Publikasi lainnya
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • ⁠Teknologi Proses Panas untuk Industri Pangan
  • Uncategorized
©2026 | Powered by WordPress and Superb Themes!