Menu
  • HOME
  • KULIAH
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • PUBLIKASI
    • Buku
    • Paper/Jurnal
    • Publikasi lainnya
  • LAIN2
August 10, 2023August 23, 2025

Menggali Potensi Sumber Pangan Lokal untuk Masa Depan Lewat Program IRN

TRIBUNNEWS.COM – Kekayaan sumber pangan Indonesia sangat beragam. Bahkan tak sedikit di antara beragamnya sumber pangan itu mempunyai khasiat tertentu bagi Kesehatan.

Demikian dikatakan Ketua Tim Pakar Program Indofood Riset Nugraha (IRN), Purwiyatno Hariyadi, saat peluncuran program Indofood Riset Nugraha (IRN) periode 2021/2022 dengan tema Penelitian Milenial Pangan Fungsional Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal pada Era Pandemi COVID-19 yang dilakukan secara daring belum lama ini.

“Sebut saja tempe, kunyit, jahe, daun kelor dan minyak kayu putih yang mengandung bioaktif berkhasiat,” ucap Purwiyatno Hariyadi. 

Pada masa pandemi, sumber pangan lokal tersebut justru mendunia karena memberikan dampak pada peningkatan daya tahan tubuh melawan COVID-19.

“Penelitian pangan, gizi dan kesehatan terbaru menunjukkan bahwa pangan mempunyai fungsi lain, selain fungsi gizi, yaitu memberikan khasiat menjaga kesehatan bahkan bisa meningkatkan kesehatan.”

“Hal ini disebabkan karena adanya kandungan senyawa atau komponen tertentu selain gizi yang mempunyai khasiat tertentu bagi kesehatan,” katanya.

Baca juga: Konsumsi Herbal Jadi Trend di Masa Pandemi, Penjualannya Meningkat 30 Persen

Tentang program IRN,  Indofood  memberikan kesempatan kepada mahasiswa S1 untuk menggali, mengidentifikasi, membudidayakan dan memasarkan berbagai kekayaan lokal yang penting dan berharga sebagai pangan fungsional.

“Inilah tantangan sekaligus peluang yang kami berikan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Program IRN yang merupakan program Corporate Social Responsibility Indofood pilar Building Human Capital, terbuka bagi mahasiswa S1 yang tengah menyelesaikan tugas akhirnya dan berasal dari berbagai jurusan.

Objek penelitian adalah sumber daya alam hayati yang berasal dari produk pertanian, pekebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, perternakan dan air lokal.

Adapun cakupan bidang penelitian ini meliputi agro teknologi (budidaya), teknologi proses dan pengolahan, gizi dan kesehatan masyarakat, serta bidang sosial, budaya, ekonomi dan pemasaran.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Axton Salim selama lebih setahun pandemi ini banyak hambatan dan batasan yang dihadapi namun hal ini jangan sampai menjadi penghalang bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.

“Kontribusi semua pihak sangat diperlukan termasuk kontribusi nyata para millenial dengan ide-ide segarnya dalam menggali dan mengembangkan potensi pangan lokal,” katanya.

Sosialisasi Program IRN 2021-2022
Axton Salim, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, bersama dengan Tim Pakar IRN mengadakan Sosialisasi Program IRN 2021-2022.

Program IRN memberikan bantuan dana penelitian khususnya di bidang pangan fungsional yang bermanfaat untuk meningkatkan gizi dan kesehatan sesuai dengan tren pangan yang sedang berkembang saat ini.

“Besar harapan saya agar para mahasiswa dapat mengembangkan penelitian yang inovatif dengan memanfaatkan sumber hayati dan kearifan lokal Indonesia,” kata Axton.

Untuk mendapatkan dana penelitian, mahasiswa harus mendaftarkan proposal penelitiannya melalui website www.indofoodrisetnugraha.com atau denganmengirimkan email ke indofoodrisetnugraha@indofood.co.id mulai Mei hingga 31 Juli 2021.

Syarat lainnya adalah jangka waktu penelitian paling lama 1 (satu) tahun, menyertakan riwayat hidup lengkap mahasiswa dan dosen pembimbing serta penelitian dilakukan di Indonesia.

Proses berikutnya adalah seleksi administratif dan seleksi substansi yang dilakukan secara daring. Pengumuman penerima dana IRN akan dilakukan pada September 2021. Di akhir program, Tim Pakar IRN akan memilih 3 orang peneliti sebagai The Best Researcher.

Penerima dana IRN juga mendapatkan pendampingan selama penelitian dari Tim Pakar IRN, yang terdiri atas para pakar berbagai bidang.

Sejak pertama diluncurkan di tahun 2006, Program IRN telah menerima sekitar 5.300 proposal dan mendanai lebih dari 860 penelitian mahasiswa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menggali Potensi Sumber Pangan Lokal untuk Masa Depan Lewat Program IRN, https://www.tribunnews.com/lifestyle/2021/06/23/menggali-potensi-sumber-pangan-lokal-untuk-masa-depan-lewat-program-irn.

Editor: Willem Jonata

Recent Posts

  • Hariyadi, P. 2026-palm Oil-Opportunity and Challenges in Regulatory Framework-MOST-issue34-2025-No2-
  • Reformulasi Pangan, “Jurus Jitu” agar Masyarakat Indonesia Sehat & Ekonomi Bergerak
  • Tantangan 2026: Meluruskan Miskonsepsi UPF untuk Transformasi Sistem Pangan Indonesia
  • Transformasi Sistem Pangan: Refleksi Akhir 2025
  • Handouts-Hariyadi P 2025- Meluruskan Miskonsepsi tentang Pangan Ultra-Olahan (“UPF”)

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • January 2026
  • November 2025
  • October 2025
  • August 2025
  • June 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • August 2023
  • June 2023
  • April 2023

Category

  • Buku
  • Etika Profesi Ilmu dan Teknologi Pangan
  • LAIN2
  • Landasan Teknik Pangan
  • Mata Kuliah
  • Paper/Jurnal
  • PUBLIKASI
  • Publikasi lainnya
  • SEMINAR/PRESENTASI
  • ⁠Teknologi Proses Panas untuk Industri Pangan
  • Uncategorized
©2026 | Powered by WordPress and Superb Themes!